Selasa, 29 Maret 2011

Kasus Yusuf Supendi dengan PKS

INILAH.COM, Jakarta - Mantan Presiden PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) membantah ada faksi di internal PKS. Menurutnya, tidak ada faksi tua dan faksi muda seperti pernah diakui Yusuf Supendi.

"Itu sebenarnya tidak ada faksi-faksian di PKS. Tidak ada yang disebut dengan faksi tua, faksi muda. Di PKS itu ada satu saja. Apalagi di mukernas sudah diputuskan bahwa kita adalah Partai Keadilan Sejahtera. Jadi tidak dipisahkan antara keadilan dan sejahtera," tandas HNW kepada INILAH.COM, di Gedung DPR RI, Selasa (22/3/2011).

Namun, ia mengakui memang ada dinamika politik yang berkembang dalam perjalanan partainya. Namun, dinamika tersebut harus diselesaikan.

"Kalau disebut kubu tua, kubu muda, dan saya disebut kubu tua, saya yakin itu tidak ada. Bahwa di PKS ada dinamika, ada beberapa hal yang mengemuka itu tugas dari partai untuk menyelesaikannya dengan sebijak-bijaknya, supaya tidak terjadi fitnah, tidak terjadi bola liar, dipolitisasi oleh pihak-pihak yang memang menunggu celah untuk membombardir PKS," harapnya.

Mantan Ketua MPR ini juga membantah partainya mengalami perubahan idealisme sejak berubah dari Partai Keadilan (PK) menjadi PKS.

"Itu juga tidak benar. Karena pada hakikatnya saya adalah deklarator PK. Di situ ada Pak Yusuf Supendi dan 50 deklarator lainnya. Saya tahu persis Partai Keadilan dan Partai Keadilan Sejahtera, tidak berbeda secara diametral. Dari dulu, azasnya partai ini Islam. Sekarang juga tetap Islam. Dari dulu partai ini tujuannya dalam rangka menghadirkan bangsa yang adil, makmur, sejahtera, NKRI yang diridhoi oleh Allah. Jadi secara prinsip itu tidak ada perbedaan. Dari dulu kita sudah terbiasa bekerjasama dengan berbagai komponen partai politik yang ada," terangnya.

Sampai sekarang, lanjut HNW, PKS masih konsisten melawan korupsi, menghadirkan pemerintahan yang bersih dan peduli, dan seterusnya. "Jadi secara prinsip tidak ada perbedaan yang mendasar. Bahwa kemudian PKS semakin berkembang itulah hasil dari perjuangan yang dilakukan oleh kawan-kawan," akunya bangga. [bar]

di pks cuma ada satu faksi, yaitu faksi kesejahteraan. faksi keadilan sudah lama disingkirkan oleh faksi kesejahteraan. dpp pks saat ini diisi oleh genk-nya anis matta semua.. faksi kesejahteraan ini lebih mengutamakan kesejahteraan, seperti: rumah mewah, mobil mewah, uang yang banyak dan istri muda.. hal ini agar sesuai dengan nama faksi mereka, yaitu faksi kesejahteraan, tujuannya agar elit2 pks bisa hidup lebih sejahtera selama-lamanya...

0 komentar:

Posting Komentar